KRITIK SANAD DAN MATAN HADIS DI ERA DIGITAL: STUDI PUSTAKA TENTANG TANTANGAN DAN METODOLOGI KONTEMPORER
DOI:
https://doi.org/10.65802/jalalain.v2i2.168Keywords:
Kritik Sanad, Kritik Matan, Hadis, Era Digital, Metodologi KontemporerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif tentang kritik sanad dan matan hadis di era digital serta tantangan dan metodologi kontemporer yang diperlukan untuk menjaga otentisitas hadis. Era digital telah mengubah secara fundamental cara umat Islam mengakses, menyebarkan, dan mengkaji hadis Nabi Muhammad SAW. Kemudahan akses terhadap ribuan teks hadis melalui platform digital, aplikasi mobile, dan database online membawa peluang sekaligus tantangan serius bagi disiplin ilmu hadis. Di satu sisi, teknologi digital memungkinkan pencarian dan verifikasi hadis yang jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan era sebelumnya. Di sisi lain, maraknya konten hadis palsu (maudhu') dan lemah (dha'if) yang beredar luas di media sosial tanpa melalui proses takhrij dan kritik sanad yang ketat mengancam kemurnian ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan data dari kitab-kitab 'ulum al-hadits klasik dan kontemporer, serta artikel jurnal terindeks bereputasi yang terbit dalam 15 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sanad dan matan di era digital memerlukan adaptasi metodologi yang mencakup: (1) digitalisasi sumber-sumber otoritatif dengan standar verifikasi yang ketat, (2) pengembangan algoritma pencarian hadis berbasis teks (hadith text mining), (3) pemanfaatan teknologi blockchain untuk memverifikasi keaslian dan rantai transmisi (sanad) hadis, serta (4) pelatihan literasi digital bagi para penuntut ilmu hadis untuk menyaring informasi yang kredibel di tengah banjir informasi digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metodologi kritik hadis yang relevan dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar ilmu hadis yang telah mapan.
References
Adamu, S. M., Ahmad, K., & Singh, D. (2024). Information technology integration implementation in public sector organizations: Exploring challenges, opportunities, and future trends. Information Development. https://doi.org/10.1177/02666669241255661
Ahmed, S., & Abeer, M. (2024). Islam in the digital age: navigating faith and technology. EPRA International Journal of Research and Development, 9(3), 45-52. https://doi.org/10.36713/epra15075
Al Faraby, S., Jasin, E. R. R., & Kusumaningrum, A. (2018). Classification of hadith into positive suggestion, negative suggestion, and information. Journal of Physics: Conference Series, 971(1), 012046. https://doi.org/10.1088/1742-6596/971/1/012046
Al-Farmawi, A. H. (2020). Metode Tafsir Maudhu'i: Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Ali Muttaqin, D. (2024). Technology-assisted Qur'an Hadith learning to improve student achievement. World Psychology, 3(1), 598.
Al-Kabi, M. N., Wahsheh, H. A., & Alsmadi, I. M. (2014). A topical classification of hadith Arabic text. IMAN, 2(3), 13-23.
Al-Khatib, M. A. (2018). Al-Kifayah fi 'Ilm al-Riwayah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Al-Suyuthi, J. (2016). Tadrib al-Rawi fi Syarh Taqrib al-Nawawi. Riyadh: Maktabah al-Rushd.
Amrullah, H. I. (2024). Utilization of media and technology in learning Islamic religious education. Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research, 3(4), 583-588.
Amrullah, H. I. (2024). Utilization of media and technology in learning Islamic religious education. Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research, 3(4), 583-588.
Azwar, A., et al. (2023). Bibliometric analysis of the development of hadith studies in reputable international scientific publications. Hadis: Jurnal Studi Hadis, 14(27), 1-13.
Daud, Z., & Junus, R. A. (2023). Penggunaan perisian Maktabah Syamilah dalam meningkatkan minat pelajar dalam pembelajaran hadith: Satu tinjauan. Journal of Hadith Studies, 8(2), 94-104.
Hanik, H., & Wibowo, H. S. (2024). The role of digital literacy in increasing understanding of the Qur'an among Islamic students. Jurnal Info dan Sains, 14(2), 29-42.
Hidayati, H. (2024). The role of digital literacy in increasing understanding of the Qur'an among Islamic students. Jurnal Info dan Sains, 14(02), 29-42.
Huda, M. (2024). Islamic religious education learning media in the technology era: A systematic literature review. At-Tadzkir: Islamic Education Journal, 3(2), 83-102.
Ibn Abi Hatim, A. (2018). Al-Jarh wa al-Ta'dil. Beirut: Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi.
Ibn 'Adi, A. (2017). Al-Kamil fi Du'afa' al-Rijal. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Ibn al-Shalah, U. (2015). Muqaddimah Ibn al-Shalah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Ibn Katsir, I. (2017). Al-Ba'its al-Hatsits fi Syarh Ikhtisar 'Ulum al-Hadits. Riyadh: Dar Tayyibah.
Imam, S., & Akib, M. (2024). Menghafal Al-Qur'an di era digital: Problematis dan metodologis. Al-Furqan, 7(1), 1-17.
Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). London: SAGE Publications.
Kurnilawati, L., Suriati, S., & Mahmud, S. (2025). Konsep Fitrah Dalam Islam Dan Teori Tabularasa Dalam Psikologi Suatu Analisis Persamaan Dan Perbedaan. Nihayah: Journal of Islamic Studies, 1(3), 580–594. https://doi.org/10.65802/nihayah.v1i3.88
Maizuddin, M., Chalida, S., Hanum, S., Zulihafnani, & Nur, I. (2023). The typology of hadith as the bayan of the Qur'an and its implications for the reform of Islamic inheritance law. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 7(2), 760-780.
Miftachul, H., & D., A. (2024). Islamic religious education learning media in the technology era. At-Tadzkir, 3(2), 83-102.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mosa, M. A. (2023). An exhaustive literature review of hadith text mining. ACM Transactions on Asian and Low-Resource Language Information Processing, 22(7), 1-16. https://doi.org/10.1145/3589224
Nasir, M., Muharir, & Soleh, M. (2024). Implementasi metodologi pendidikan dalam Al-Qur'an dan Hadist. At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 16(1), 76-89.
Saputra, D. (2024). Muballigh in the digital age based on insights from indonesian phenomena: leveraging digital learning for the promotion of islamic values. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 9(2), 167-190.
Siregar, K. E. (2024). Dynamics of Qur'anic and Hadith studies in the digital age: A literature review of the application of technology in Islamic education. Proceedings of the International Conference on Modern Islamic Studies, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Fatimah Wati, Mariati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
