Tafsir Ekologis dalam Al-Qur’an: Menelusuri Konsep Khalifah dan Istikhlaf sebagai Respons Terhadap Krisis Lingkungan Global

Authors

  • Imam Baidhawi Uiniversitas Abulyatama

DOI:

https://doi.org/10.65802/jalalain.v1i1.78

Keywords:

Tafsir Ekologis; Khalifah; Istikhlaf; Maqasid al-Shari’ah; Krisis Lingkungan, Hermeneutika

Abstract

Krisis lingkungan global yang ditandai dengan pemanasan global, hilangnya biodiversitas, dan polusi massal menuntut respons holistik dari berbagai perspektif, termasuk agama. Artikel ini mengeksplorasi potensi tafsir ekologis (eco-tafsir) dalam Al-Qur’an, dengan fokus pada analisis semantik-konseptual terhadap terma khalifah dan istikhlaf dalam QS. Al-Baqarah: 30. Penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan ini menggunakan metode analisis tematik (thematic analysis) dan hermeneutika maqāṣidi. Data primer bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’an, sementara data sekunder diperoleh dari kitab tafsir klasik (seperti Al-Ṭabarī, Al-Qurṭubī) dan kontemporer (seperti Al-Mīṣbāḥ, Al-Taḥrīr), serta karya pemikir Islam modern. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama: (1) Konsep khalifah bukan sekadar representasi (niyābah) dari Allah di bumi, melainkan sebuah amanah kosmik yang menekankan tanggung jawab pemeliharaan (ri’āyah) atas keseluruhan ekosistem; (2) Terma istikhlaf (peneguhan di bumi) mengandung makna dinamis-progresif yang menghubungkan keberlangsungan hidup manusia dengan kelestarian alam; (3) Prinsip-prinsip ekologis seperti keseimbangan (mīzān), kesalingtergantungan (tadāfur), dan keberlanjutan dapat diturunkan dari konsep ini. Pembahasan menunjukkan bahwa tafsir ekologis berbasis maqāṣid syari’ah—khususnya ḥifẓ al-bi’ah (perlindungan lingkungan) sebagai dharūriyyāt—menawarkan kerangka teologis-etis yang kuat untuk merespons krisis ekologi. Kesimpulannya, rekonstruksi pemahaman terhadap konsep khalifah dan istikhlaf sebagai etika stewardship ekologis tidak hanya mungkin secara tekstual, tetapi juga menjadi sebuah imperatif teologis dalam menjawab tantangan eksistensial umat manusia saat ini.

References

Al-Qurṭubī, M. ibn A. (2006). Al-Jāmi’ li Aḥkām al-Qur’ān. Dār al-Kutub al-Miṣriyyah.

Al-Ṭabarī, M. ibn J. (2001). Jāmi’ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān. Dār al-Hijr.

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shari'ah as philosophy of Islamic law: A systems approach. International Institute of Islamic Thought. https://doi.org/10.2307/j.ctvkc67tg

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Choudhury, M. A. (2014). Tawhid and the world-systems: An ecological economics approach. World Scientific. https://doi.org/10.1142/8967

Gusmian, I., & Khakim, A. (2021). Eco-Theology in the Qur'an: A thematic study of its conceptual and normative dimensions. Qudus International Journal of Islamic Studies, 9(1), 1-30. https://doi.org/10.21043/qijis.v9i1.8956

Ibn 'Āshūr, M. al-Ṭ. (1984). Al-Taḥrīr wa al-Tanwīr. Al-Dār al-Tūnisiyyah li al-Nashr.

IPCC. (2022). Climate change 2022: Impacts, adaptation and vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009325844

Khalid, F. M. (2002). Islam and the environment. In Encyclopedia of global environmental change (Vol. 5, pp. 332-339). Wiley.

Nasr, S. H. (1996). Religion and the order of nature. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/019510823X.001.0001

Ozdemir, I. (2003). The ethical dimension of human attitude towards nature: A Muslim perspective. Insan Publications.

Ramazan, T. (2017). Radical reform: Islamic ethics and liberation. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780190469031.001.0001

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-Misbah: Pesan, kesan, dan keserasian al-Qur'an. Lentera Hati.

White, L., Jr. (1967). The historical roots of our ecologic crisis. Science, 155(3767), 1203-1207. https://doi.org/10.1126/science.155.3767.1203

Downloads

Published

2025-10-20

How to Cite

Baidhawi, I. (2025). Tafsir Ekologis dalam Al-Qur’an: Menelusuri Konsep Khalifah dan Istikhlaf sebagai Respons Terhadap Krisis Lingkungan Global. Jalalain: Journal of Qur’an and Hadith, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.65802/jalalain.v1i1.78