Dari Teks ke Konteks: Hermeneutika Tafsir Al-Qur’an Berbasis Maqāṣid al-Sharīʿah dalam Menjawab Isu Kesetaraan Gender
DOI:
https://doi.org/10.65802/jalalain.v1i1.79Keywords:
Hermeneutika, Kontekstualisasi, Tafsir Al-Qur'an, Maqasid al-Shari'ahAbstract
Isu kesetaraan gender merupakan salah satu tantangan kontemporer yang sering memicu debat dalam wacana keislaman, seringkali disebabkan oleh penafsiran teks-teks suci yang literal dan terlepas dari konteks sosio-historisnya. Artikel ini bertujuan untuk menawarkan sebuah kerangka hermeneutis dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an terkait gender dengan berporos pada maqāṣid al-sharīʿah (tujuan-tujuan universal syariat). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isin (content analysis) terhadap data kepustakaan (library research). Melalui kajian kritis terhadap ayat-ayat seperti QS. An-Nisa’: 34 dan QS. Al-Baqarah: 228, artikel ini menunjukkan bahwa pendekatan maqāṣidī—yang memprioritaskan prinsip-prinsip seperti keadilan (al-‘adl), kemaslahatan (al-maṣlaḥah), dan penghapusan kesulitan (raf’ al-ḥaraj)—dapat menghasilkan pembacaan yang lebih substantif dan kontekstual. Temuan penelitian mengungkap bahwa nilai kesetaraan gender tidak bertentangan dengan semangat Al-Qur’an, melainkan justru merupakan manifestasi dari maqāṣid untuk melindungi harkat dan martabat manusia (ḥifẓ al-nasl dan ḥifẓ al-‘ird). Kesimpulannya, hermeneutika berbasis maqāṣid al-sharīʿah menawarkan jalan tengah yang konstruktif, menggeser penafsiran dari pembacaan teks yang rigid menuju pemahaman konteks yang dinamis, sehingga hukum Islam dapat merespons isu-isu modern secara relevan dan berkeadilan.
References
Anzalman, A., Kamal, T., Hakim, R., Julhadi, J., Thaheransyah, T., & Hanafi, H. (2024). Islam dan Humanism (When Muslim Learns From The West: A Cross Curtural Project). Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat, 7(1), 52–71. https://doi.org/10.31869/jkpu.v7i1.5497
Chalatana, R. (2025). Women’s Education According To Qasim Amin and Its Implications in The Modern Era. Averroes: Journal for Science and Religious Studies, 2(2). https://doi.org/https://doi.org/10.62446/averroes.020203
Herlina, H., Rahmah, F., Efendy, A., Adib, M., Erlina, E., & Hijriyah, U. (2024). Pemenuhan Hak-Hak Anak Pasca Kelahiran dalam Perspektif Islam: Strategi Membangun Keluarga Sejahtera di Era Kontemporer. Moderasi : Journal of Islamic Studies, 4(2), 105–124. https://doi.org/10.54471/moderasi.v4i2.69
Hidayatulloh, M. D. (2023). Makna Al-Qurán Secara Umum dan Kedudukannya sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan. SETYAKI : Jurnal Studi Keagamaan Islam, 1(1), 18–28. https://doi.org/10.59966/setyaki.v1i1.5
Ismail, R. S. M., & Rahmi, R. S. (2024). Kaidah Ma’rifat pada Lafadz “Ar-Rijalu Qawwamuna ‘Ala an-Nisa” dalam Al Qur’an Surat An-Nisa Ayat 34. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(1), 409–415. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i1.3303
Khairuddin, K., & Salam, A. J. (2021). Konsep Nusyuz Menurut Al-Qur`An Dan Hadis (Kajian Hak dan Kewajiban Suami-Istri Dalam Rumah Tangga). El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 4(1), 182. https://doi.org/10.22373/ujhk.v4i1.10096
Mayasari, L. D. (2025). KONTESTASI OTORITAS KEAGAMAAN DALAM TAFSIR GENDER DI WEBSITE (STUDI MUSLIMAHNEWS.NET DAN BINCANGMUSLIMAH.COM). SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak, 6(01), 21–38. https://doi.org/10.32332/jsga.v6i01.8147
Nuroniyah, W. (2019). Perempuan Arabia dalam Lingkaran Perkawinan di Era Pra-Islam. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak, 14(2), 175–200. https://doi.org/10.24090/yinyang.v14i2.3044
Parhan, P., Afiyah, N., & Isyanto, N. (2024). Budaya Patriarki dalam Perspektif Al-Qur’an. Alashriyyah, 10(1), 111–122. https://doi.org/10.53038/alashriyyah.v10i1.180
Rofifah, R., Shodiqin, A., & Risdayah, E. (2025). Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Masyarakat Islam: Studi Wacana Kritis Pemikiran Fatima Mernissi dalam Buku Beyond The Veil. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(1), 54–65. https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.371
Seri Mughni Sulubara. (2023). Perlindungan Perempuan Dalam Pembagian Harta Gono Gini Sebagai Akibat Putusnya Perkawinan Akibat Perceraian. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 3(1), 55–64. https://doi.org/10.58192/sejahtera.v3i1.1642
Sunarto, Z. (2025). Konsep Maqasid Al-Shari’ah Menurut Al-Syatibi. Al-Fiqh: Journal of Contemporary Islamic Law, 1(1), 8–24. https://doi.org/https://doi.org/10.61987/ijai.v1i1.631
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurul Izzah, Safinatun Naja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











